Tampilkan postingan dengan label Yadnya di Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yadnya di Bali. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Juli 2016

Menanam Dan Budidaya Pandan Harum

Budidaya pandam harum memerlukan keuletan tersendiri. Sebab, walaupun tanaman ini dikenal mudah sekali berkembang biak, namun pada saat pemeliharaan awal anda perlu merawatnya dengan sungguh-sungguh agar bibit pandan bisa beradaptasi. Perlu diketahui, pandan adalah tanaman yang sangat menyukai air. Jadi, sebaiknya anda menanam pandan di tempat yang memiliki kelembaban tinggi dan menyiramnya secara rutin.


Di samping sebagai tanaman hias, pandan dikenal sebagai tanaman bumbu. Daun pandan memiliki aroma wangi yang kuat dan khas sehingga banyak yang menggunakannya sebagai penyedap makanan alami. Panda bisa dipakai untuk makanan dan minuman yang panas maupun dingin.

Bagaimana tips menanam pandan agar tumbuh subur?

Pilih Bibit yang Sehat dan Segar

Pada umumnya, pandan dikembangbiakan secara vegetatif melalui anakan. Pilih bibit pandang yang berkualitas baik dari anakan yang sehat dan segar. Potong anakan pandan tersebut dengan hati-hati, lantas segera tanam di tempat yang berkelembaban tinggi.

Tanam Pandan di Tempat yang Lembab

Pandan adalah salah satu tanaman yang membutuhkan air dalam jumlah yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh bentuk pandan yang berdaun banyak, ukurannya panjang dan lebar, sehingga mengakibatkan tingkat penguapannya tinggi. Oleh sebab itu, lokasi penanaman yang paling baik untuk memelihara pandan adalah di tempat yang lembab dan dekat sumber air. Jangan lupa juga untuk menyiram pandan secara teratur sebanyak dua kali sehari.

Siram Pandan Sebanyak Dua Kali Sehari

Perawatan yang paling mendasar untuk tanaman pandan adalah menyiramnya dengan rutin. Idealnya, pandan harus disiram dengan frekuensi sebanyak dua kali sehari. Namun jika cuaca sedang hujan, anda bisa mengurangi intensitas penyiraman tersebut agar media tanam tidak terlalu lembab dan mengakibatkan akarnya membusuk.

Berikan Pupuk Organik Sebulan Sekali

Pandan juga harus diberi pupuk setiap sebulan sekali agar kandungan unsur hara di media tanam terjaga. Paling baik gunakan pupuk organik seperti pupuk kandang dan pupuk kompos. Usahakan pemberian pupuk disesuaikan dengan petunjuk di kemasan sehingga tidak merusak kondisi dan komposisi media tanam.

Lakukan Pemangkasan Pada Anakan

Apabila sudah mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungan barunya, maka pandan mudah sekali berkembang biak. Dalam waktu yang singkat saja tanaman pandan sudah banyak memenuhi setiap sudut pekarangan rumah. Itu sebabnya diharuskan memangkas pandan supaya pertumbuhan dan perkembangannya tetap baik. Lakukan pemangkasan pada pandan-pandan yang tumbuh tidak sempurna, berusia tua, kurang subur, dan tampak berpenyakit.

Bungan Canang Dagang Canang Pandan Harum Pandan Wangi Yadnya di Bali

Menanam dan Budidaya Kelapa Gading

Kelapa Gading (Cocos Nucifera varietas Eburnea) adalah pohon kelapa yang dikenal paling cepat berbuah dibandingkan pohon kelapa lainnya. Selain itu, kelapa gading juga lebih unggul dalam jumlah buahnya. Biasanya pohon kelapa gading berbuah lebih lebat daripada pohon kelapa lainnya. 


Kelapa gading ini selain dibudidayakan untuk dipanen bisa juga dipakai sebagai tanaman hias. Tempat menanamnya pun bisa disekitar rumah kita. Jenis ini tidak harus melulu di tanam di kebun, bisa di depan rumah atau di belakang rumah karena tidak merusak pemandangan dan tumbuhnya pun tidak terlalu tinggi. Kelebihan lainnya dagingnya yang tebal dan lembut menjadi salah satu pembeda dari jenis lainnya. 

Dari beberapa kelebihan tersebut sekarang banyak orang membudidayakan pohon ini. Berikut cara singkat menanam kelapa gading bagi anda yang membudidayakannya. 

Syarat Tumbuh

  • - Tanah yang ideal untuk penanaman kelapa adalah tanah berpasir , berabu gunung, dan tanah berliat. dengan pH tanah 5,2 hingga 8 dan mempunyai struktur remah sehingga perakaran dapat berkembang dengan baik.
  • - Sinar matahari banyak minimal 120 jam perbulan , jika kurang dari itu produksi buah akan rendah.
  • - Suhu yang paling cocok adalah 27ºC dengan variasi rata-rata 5-7 º C, suhu kurang dari 20º C tanaman kurang produktif.
  • - Curah hujan yang baik 1300-2300 mm/th. Kekeringan panjang menyebabkan produksi berkurang 50% , sedangkan kelembapan tinggi menyebabkan serangan penyakit jamur.

Pengolahan Lahan

Pengolahan tanah yang diperlukan adalah pembuatan lobang tanam dengan ukuran 0,9m x 0,9m x 0,9m dengan penambahan pupuk kandang dan humus. Jarak tanam yang baik untuk jenis dalam yaitu 9 x 10 m dan jenis genjah 6 x 6 m.

Persiapan Menanam Bibit

Bibit yang harus disiapkan sebaiknya kelapa yang sudah bertunas. Bibit yang sudah bertunas bisa langsung di tanam di tempat yang sudah kita tentukan. Jarak tanam jangan terlalu rapat, atur jaraknya sekitar dua sampai tiga meter antar pohon. Bagusnya ditanam pada penghujung musim kemarau agar kita bisa dibantu pengairannya dengan air hujan. 

Pemeliharaan Pohon Kelapa Gading

Salah satu hama yang sering menyerang kelapa gading adalah cendawan Paslalozzia. Hama ini akan mengakibatkan daun-daun pohon kelapa gading menjadi kering. Penyemprotan anti jamur ini bisa dilakukan sampai kelapa berusia dua tahun. Hindarkan juga pohon kelapa gading dari gulma dengan cara mencangkul atau membabat tanaman hama dan membakarnya. Anda juga bisa menyemprotkan pestisida agar pohon kelapa lebih hijau dan lebih bagus pertumbuhannya.

Budidaya Kelapa Bungan Canang Dagang Canang Kelapa Gading Yadnya di Bali

Penanaman dan Budidaya Pisang

Buah pisang ini kaya akan manfaat, Kandungan Nutrisi di dalam ini juga dibutuhkan oleh tubuh. Untuk komoditas tanaman ini sudah banyak di budidaya di masyarakat luas dan juga tidak sulit untuk mendapatkan buah yang satu ini. Tetapi peluang bisnis budidaya pisang juga masih terbuka lebar karena buah ini masih sangat di buru karena kegunaanya yang multi fungsi. Pisang secara tradisional tidak dibudidayakan secara intensif. Hanya sedikit yang dibudidayakan secara intensif dan besar-besaran dalam perkebunan monokultur, seperti ‘Gros Michel’ dan ‘Cavendish’. Jenis-jenis lain biasanya ditanam berkelompok di pekarangan, tepi-tepi lahan tanaman lain, serta tepi sungai.


Berikut akan dijelakan langkah-langkah untuk budidaya pisang untuk menghasilkan buah pisang yang berkualitas baik:

Syarat Tumbuh

Pisang dapat tumbuh di daerah tropis baik di dataran rendah maupun dataran tinggi dengan ketinggian tidak lebih dari 1.600 m di atas permukaan laut (dpl). Suhu optimum untuk pertumbuhan adalah 27oC, dan suhu maksimumnya 38oC, dengan keasaman tanah (pH) 4,5-7,5.

Curah hujan 2000-2500 mm/tahun atau paling tidak 100 mm/bulan. Apabila suatu daerah mempunyai bulan kering berturut-turut melebihi 3 bulan maka tanaman pisang memerlukan tambahan pengairan agar dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik.

Pembibitan

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya pisang adalah ketersediaan benih bermutu, bibit yang bebas hama dan sehat. Selain itu harus cukup dalam jumlah dan jenis pisang seperti yang diinginkan.

Untuk menyediakan bibit pisang adalah dengan memanfaatkan rumpun pisang sehat. Bibit bisa diperoleh dari tunas, anakan, bonggol dan bit yang diperbanyak secara tradisional maupun kultur jaringan.

Perbanyakan dengan teknologi kultur jaringan hanya dapat dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar karena biaya investasi awal yang sangat mahal dan belum mampu memenuhi kebutuhan beragam varietas lokal jumlahnya. Jadi pembibitan hanya dianggap sebagai masih layak.

Perbanyakan dengan anakan

Bibit pisang yang berasal dari pemisahan anakan untuk langsung ditanam di kebun.

  • Bahan yang terbaik yang digunakan adalah anakan pedang (41-100 cm tinggi), seperti daun berbentuk pedang dengan ujung runcing. Anakan bambu tunas (20-40 cm) buruk jika ditanam langsung karena rebus masih lunak dan belum kekeringan berdaun begitu mudah. Nimfa dewasa (tinggi> 100 cm) terlalu berat untuk mengangkut dan kurang tahan terhadap tekanan lingkungan karena memiliki daun sempurna.
  • Bibit harus ditanam segera setelah dipisahkan, jika tidak biaya akan meningkat serangan hama penggerek dan kematian di kebun. Jika pada saat tanam kekurangan air dalam waktu yang lama, bibit akan layu dan mati,tetapi bonggol yang tertimbun dalam tanah masih mampu untuk tumbuh dan memulai pertumbuhan kembali membentuk bonggol baru diatas bonggol yang lama.
  • Untuk menghindari kejadian tersebut, sebelum menanam anakan dipotong 5 cm diatas leher bonggol dan cara menanamnya ditimbun 5 cm dibawah permukaan tanah.

Perbanyakan dari bit anakan/mini bit

  • Bahan yang digunakan adalah anakan pisang yang berdiameter 7-12 cm atau tingginya 40-150 cm (anakan pedang sampai anakan dewasa).

Cara membuatnya adalah sebagai berikut :

  • Pemisahan anakan dari rumpun dilakukan dengan hati-hati menggunakan linggis / Tembilang mata terbelalak, sehingga kondisinya masih utuh punuk.
  • Umbi dibersihkan dari akar dan tanah yang menempel, lalu potong 1 cm di atas punuk leher. Di titik tumbuh di punuk pusat dan tergores dengan lebar dalam ± 3 cm menggunakan pisau tajam.
  • Rendam dalam air hangat dengan suhu ± 55 ° C fungisida yang telah dicampur dengan dosis 2 g / l air selama 15 menit dan kemudian dikeringkan. Untuk menghindari hama pada saat perendaman juga dapat disertai dengan pemberian insektisida yang sesuai dosis yang dianjurkan.
  • Untuk merangsang munculnya tunas, umbi-umbian di bibit di bedengan, diatur dalam baris dengan bagian titik tumbuh masih mengarah ke atas, masing-masing tunggul jarak antara 5 cm dan kemudian ditimbun dengan campuran tanah, pasir dan pupuk kandang ± 5 cm . Penimbunan dilakukan selama 3-5 minggu atau sampai tunas tumbuh. Selama penimbunan perlu dijaga lembab oleh air setiap hari secukupnya, terutama ketika tidak ada hujan.
  • Ketika tunas telah tumbuh dan memiliki 1-2 daun, umbi dihapus dari tumpukan, kemudian dipotong memanjang ke arah permukaan atas tunggul untuk mendasarkan sebanyak kecambah. Ketika punuk yang terlalu besar dapat dikurangi dengan menipiskan potongan kiri dan kanan tunas.
  • Hasil Tunas belahan (bit) disemai dalam polybag ukuran 20 cm x 30 cm yang berisi media tanam kemudian ditempatkan di bawah naungan / teduh.
  • Setelah 1 bulan usia bibit dipindahkan ke tempat terbuka dan siap ditanam ke lapangan ketika biji sudah berusia 2 bulan.
  • Pengobatan utama penyiraman untuk menjaga kelembaban tanah. Pemupukan dilakukan 2 minggu menggunakan Urea 2 gr / lt air oleh dikocor.

Bonggol Dari Tanaman Yang Sudah Dipanen

  • Bonggol diangkat dari tanah dengan hati-hati agar mata tunas tidak rusak. Kemudian dibersihkan dari akar dan tanah yang menempel.
  • Bonggol kemudian dipotong dengan ukuran 10 cm x 10 cm menurut jumlah mata tunas. Kemudian direndam dalam air hangat dengan suhu 55°C yang telah dicampur fungisida dengan dosis 2 gr/lt air selama 15 menit kemudian ditiriskan.
  • Bibit setelah ditiriskan kemudian ditanam di polybag ukuran 20 cm x 30 cm yang berisi media tanah dan pupuk kandang 1 : 1. Setelah ditanam, benih diletakkan pada tempat teduh/naungan selama 1 bulan dan pada bulan kedua diletakkan ditempat terbuka.
  • Perawatan yang diperlukan adalam penyiraman untuk menjaga kelembaban tanah. Pemupukan dapat diberikan melalui pengocoran larutan pupuk urea dengan konsentrasi 2 gr/lt air setiap 2 minggu.
  • Bibit ditanam di kebun pada umur 3-4 bulan setelah semai.

Persiapan lahan

Lahan dibersihkan dari sisa tanaman, kemudian siapkan lubang tanam ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm sekitar 2 minggu – 1 bulan sebelum tanam agar bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan cepat. Tanah lapisan atas dipisah dengan tanah lapisan bawah. Penutupan lubang tanam dilakukan degan memasukkan tanah lapisan bawah terlebih dahulu.

Waktu Tanam

Menanam pisang sebaiknya pada awal musim hujan agar terhindar dari kekeringan pada awal pertumbuhan dan masuk musim kemarau buah sudah siap dipanen.

Idealnya untuk mendapatkan produksi dan kualitas buah yang baik, penanaman pisang dilakukan 2 tahap (setahun 2 kali) dengan selisih penanaman 6 bulan. Penanaman pertama menggunakan jarak tanam lebar (misalnya 4 m x 4 m), kemudian penanaman tahap kedua dilakukan diantara jarak tanam yang telah ditanam.

Hal ini bertujuan untuk mengatur waktu panen dan pembongkaran tanaman pada tahun ke 5, 9, 13, 17 yang memungkinkan masih adanya panen karena penanaman yang tidak serempak.

Penanaman

Jarak tanam sesuai dengan jenis pisang. Untuk jenis pisang Mas dan Barangan jarak tanam 2 m x 2 m. Jenis pisang Ambon, Cavendish, Raja Sereh, dan Raja Nangka 3 m x 3 m. Jenis pisang Kepok dan Tanduk 3 mmx 3 m atau 3 m x 3,5 m. Pemberian pupuk kandang pada lubang tanam dilakukan 1-2 minggu sebelum tanam.

Pemupukan

Sebelum penanaman, lobang tanam diberi pupuk kandang 10 kg/lobang, dibiarkan 1-2 minggu. Sedang pupuk anorganik yang diberikan adalah 350 kg Urea + 150 kg SP- 36, dan 150 kg KCL per ha/tahun atau 0,233 kg Urea, 0,10 kg SP-36 dan 0,10 kg KCl per tanaman.

Untuk tanaman yang baru ditanam diberi 3 kali yaitu % saat tanam dan sisanya dibagi dua umur 3 bulan dan umur 6 bulan. Pupuk diletakkan pada alur dangkal berjarak 60-70 cm dari tanaman dan ditutup tanah. Sedangkan untuk tanaman umur 1 tahun atau lebih pupuk diberikan 2 kali yaitu awal musim hujan dan menjelang akhir musim hujan.

Pemangkasan

Pemangkasan daun kering ditujukan untuk pencegahan penularan penyakit, mencegah daun tua tertutup anakan dan melindungi buah dari goresan daun. Saat pengembangan setidaknya ada 6-8 daun sehat untuk pengembangan buah maksimum.

Setelah pemangkasan pemangkasan daun bunga jantan sebaiknya tidak dilakukan lagi. Hiasan dari bekas daun tanaman sakit dikumpulkan dan kemudian dibakar, kemudian mensterilkan alat pemangkasan dengan disinfektan seperti menggunakan bayclean atau alkohol.

Penyiangan

Pengendalian gulma secara mekanis terutama dilakukan pada saat tanaman berumur 1-5 bulan, terutama 3 bulan pertama harus dilakukan secara intensif. Setelah tanaman 5-bulan-tua pengendalian dapat dukurangi karena kanopi tanaman dapat menekan pertumbuhan gulma.

Pada saat ini pengendalian gulma dapat dilakukan dengan herbisida karena tanaman ini cukup tinggi sehingga daun tanaman tidak terkena herbisida. Penyiangan dilakukan dengan selang waktu 2-3 bulan. Pada daerah yang pernah terserang penyakit layu Panama dan penyakit darah, penyiangan dianjurkan untuk menggunakan herbisida dan tidak dianjurkan untuk menggunakan cangkul atau koret untuk mencegah penularan penyakit akibat kontak dengan alat.

Penjarangan Anakan

Penjarangan anakan bertujuan untuk mengurangi jumlah anakan, menjaga jarak tanam dan menjaga agar produksi tidak menurun. Penjarangan anakan dilakukan dengan memelihara 1 tanaman induk (umur 9 bulan), 1 anakan (umur 7 bulan), dan 1 anakan muda (umur 3 bulan), dilakukan rutin setiap 6-8 minggu. Anakan yang dipilih atau disisakan adalah anakan yang terletak pada tempat yang terbuka dan yang terletak diseberangnya.

Perawatan Tandan

Membersihkan daun di sekitar tandan daun terutama daun yang kering. Selain itu membuang buah pisang yang tidak sempurna yang biasanya pada 1-2 sisir terakhir, dan diikuti oleh pemotongan bunga jantan sehingga buah dalam tandan di atas itu dapat tumbuh dengan baik.

Kemudian buah dibungkus/dikerodong dengan kantong plastik ukuran 1 mx 45 cm. Hal ini dilakukan untuk melindungi buah dari kerusakan oleh serangga atau gesekan daun. Setelah dibungkus, tandan yang memiliki konsepsi yang sama dapat diberi label (misalnya, dengan tali dengan warna yang sama).

Hal ini untuk menentukan waktu panen yang tepat sehingga umur dan ukuran buah seragam. Sehingga tanaman tidak runtuh sebelum buah dipanen, dapat di sangga dengan bambu atau dengan mengikat tandan dasar dengan kabel atau tali yang dibuat antara baris tanaman pisang.

Panen

Buah pisang yang akan dipanen disesuaikan dengan tujuannya. Untuk tujuan konsumsi lokal atau keluarga, panen dilakukan setelah buah tua atau bahkan sudah ada yang masak di pohon. Sedangkan untuk ekspor, pisang dipanen tidak terlalu tua (derajat ketuaan 75-85%), tetapi sudah masak fisiologis (kadar patinya sudah maksimum). Pada keadaan ini kualitas buah cukup baik dan mempunyai daya simpan cukup lama.

Budidaya Pisang Bungan Canang Dagang Canang Pisang Raja Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Kembang Kertas

Budidaya bunga kertas agar cepat tumbuh cukup mudah. Bunga kertas bisa ditanam dengan cara stek, ataupun dengan teknik sambungan putus. Bunga ini bisa tumbuh di lingkungan tropis.


Bunga ini juga mempunyai nama lain, yaitu bougenville, tanaman yang mempunyai ciri khusus pada daun bunganya yang begitu tipis seperti kertas.  Tanaman Hias ini sangat populer dan banyak disukai di kalangan masyarakat karena bisa tumbuh dengan rimbun dan warna bunganya pun sangat cerah.

Selain itu, warna bunga dari tumbuhan ini sangat beraneka ragam, seperti merah terang, merah pucat, merah jambu, kuning, jingga, ungu, putih, orange, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, bunganya juga sering dimanfaatkan sebagai hiasan rambut, campuran untuk pemandian pewangi untuk relaksasi di spa, dan upacara pemakaman untuk kaum India dan Cina.

Berikut adalah lima tips sederhana dan singkat tentang tata Cara Menanam Bunga Kertas Agar Cepat Tumbuh dan perawatan tanaman tersebut ala rumahan yang telah kami tuliskan pada paragraf dibawah ini.

1. Menanam Dengan Stek Batang

Budidaya bunga kertas dengan stek batang. Hampir sama dengan tumbuhan bunga melati, bunga kertas juga bisa ditanam dengan cara menyetek batangnya. Anda bisa memilih batang yang sudah terlihat berusia dewasa dan kemudian potong batang tanaman tadi yang telah dipilih dengan cara menyerong dan runcing. Setelah itu, Anda bisa menanamkan atau menancapkan batang tersebut pada media tanam dengan kedalaman kurang lebih tiga sampai lima centimeter. Dalam proses penanaman dengan seperti ini sebaiknya Anda lakukan pada pagi atau malam hari supaya tingkat harapan untuk hidup dan tumbuh tunas baru pada tanaman ini semakin tinggi.

2. Menanam dengan Media Campuran

Cara menanam bunga kertas dengan media campuran pasir.  Tumbuhan bunga ini sangat menyukai media tanam agak berpasir. Campuran pasir pada media tanam akan bersifat porous, sehingga media tanam tersebut mempunyai pori-pori atau lubang-lubang kecil yang banyak sekali fungsinya supaya udara tetap masuk ke dalam media maupun untuk drainase air. Disamping itu, juga tetap menjaga supaya kondisi media tanam tetap stabil kelembabannya. Akan lebih baik jika Anda menggunakan pasir malang saja. Anda bisa menaruh pasir tersebut di bagian paling bawah sebanyak sepertiga dari tinggi pot.

3. Memangkas dengan Teratur

Rahasia agar tanaman Bunga kertas tampak lebih indah dan rajin berbunga adalah dengan memangkasnya secara teratur. Anda hanya perlu memangkas secara teratur dan seperlunya saja pada bagian ranting ataupun cabang yang panjangnya sudah berlebihan, serta daun yang mulai lebat dengan tetap memperhatikan faktor estetika tanaman. Jangan biarkan tanaman bougenville milik Anda dipenuhi dengan dedaunan karena jika hal tersebut terjadi maka nutrisi yang diperoleh tanaman hanya menyebar ke daun saja dan hasilnya akan menghambat munculnya bunga baru.

4. Melakukan Pemupukan Ulang

Sama halnya dengan Cara Menanam Bunga Melati, Pemupukan ulang sangat penting untuk dilakukan agar tanaman bisa tumbuh subur. Kesuburan pada media tanam bisa dilakukan dengan pemupukan ulang secara teratur. Pupuk yang digunakan lebih baik pupuk hewani, organik ataupun kompos, dengan takaran yang sewajarnya saja. Pemupukan ulang idealnya dilakukan dengan jangka waktu sebulan sekali. Jika Anda masih pemula maka hindarilah penggunaan pupuk kimia.

5. Menanam Dengan Teknik Sambungan Pucuk

Cara menanam bunga kertas dengan teknik sambungan pucuk sedang populer. Saat ini tren bunga kertas satu tanaman yang dipenuhi berbagai warna bunga tengah populer. Sebetulnya untuk membuat tanaman seperti ini tak terlalu sukar. Anda hanya butuh keberanian untuk mencoba menyambung cabang muda pada bougenville jenis lain ke tanaman bunga kertas yang telah berusia dewasa. Biarkan cabang-cabang muda tersebut tumbuh dan menyatu dengan batang utama.

Budidaya Bunga Bunga Kermbang Kertas Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Cempaka

Tanaman cempaka (Michelia alba) sudah lama dkenal di Indonesia, terhitung pulau Jawa serta terutama Jawa Tengah. Saat ini tanaman cempaka sudah banyak dibudidayakan meskipun cuma lewat cara tradisional. Hasil okok dari tanaman cempaka yaitu bunganya yang mempunyai bau harum.

Bunga cempaka banyak digunakan dalam beragam acara, baik yang berbentuk magis, ritual, religius, ataupun acara umum. Hal semacam ini membudaya dikalangan orang-orang pedesaan ataupun perkotaan. Bunga cempaka dalam kehidupan keseharian sudah jadi satu pujaan, terlebih orang-orang Jawa Tengah. 

JENIS BUNGA KANTIL

1. Cempaka putih

Cempaka (Cempaka Putih) merupakan tanaman yang mempunyai bunga berwarna putih dan berbau harum dengan tinggi pohon mencapai 30 meter. Bunga cempaka yang mempunyai nama latin Michelia alba dan masih berkerabat dekat dengan bunga jeumpa (cempaka kuning) ini merupakan tanaman khas (fauna identitas) provinsi Jawa Tengah.


Tanaman cempaka mempunyai beberapa nama lokal di berbagai daerah di Indonesia. Nama-nama lokal tersebut diantaranya adalah cempaka putih, cempaka (Jawa), cempaka bodas(Sunda), campaka (Madura), jeumpa gadeng (Aceh), campaka putieh (Minangkabau),sampaka mopusi (Mongondow), bunga eja kebo (Makasar), bunga eja mapute (Bugis),capaka bobudo (Ternate), capaka bobulo (Tidore). Dalam bahasa Inggris, fauna identitas Jawa Tengah ini disebut White champaca. Di Filipina tanaman ini dikenal sebagai Tsampakang puti. Dalam bahasa ilmiah (latin) bunga cempaka disebut sebagai Michelia alba yang bersinonim dengan Michelia longifolia (Blume).

Ciri-ciri.

Pohon cempaka mempunyai tinggi yang mampu mencapai 30 meter dan mempunyai batang yang berkayu. Pada ranting-ranting pohon cempaka putih biasanya ditumbuhi bulu-bulu halus berwarna keabu-abuan.

Daun cempaka (cempaka putih) tunggal berbentuk bulat telur dan berwarna hijau.Tangkai daun lumayan panjang, mencapai hampir separo panjang daunnya. Cempaka (Michelia alba) mempunyai bunga berwarna putih yang mempunyai bau harum yang khas. Tanaman yang dimitoskan sebagai rumah kuntilanak ini jarang ditemukan mempunyai buah karena itu perbanyakan dilakukan secara vegetatif.

Habitat dan Persebaran.

Pohon cempaka (cempaka putih) tersebar mulai daratan Asia beriklim tropis hingga beberapa pulau di kawasan Pasifik. Di Indonesia, tanaman ini yang menjadi flora identitas provinsi Jawa Tengah ini tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Habitat tumbuhan cempaka meliputi daerah beriklim tropis pada dataran rendah hingga ketinggian mencapai 1.600 meter dpl.

2. Cempaka kuning

Pohon, tinggi 15-25 m. Ujung ranting berambut. Daun bulat telur bentuk lanset, dengan ujung dan pangkal runcing, 10-28 kali 4,5-11 cm, tipis seperti kulit. Bekas daun penumpu pada tangkai daun panjangnya lebih daripada setengah tangkai daun. Bunga berdiri sendiri, oranye, sanget harum baunya. Daun tenda bunga panjangnya 3-5 cm, yang terdalam lebih sempit dan lebih runcing daripada yang terluar. Pada dasar bunga yang berbentuk tiang, bakal buah dan benang sari jelas dipisahkan oleh suatu ruang. Bakal buah lebih daripada 20, berjejal-jejal, bentuk telur yang pipih, berambut, masing-masing dengan bakal biji yang banyak. Buah bentuk bola memanjang, sedikit bengkok, mula-mula hijau, kemudian abu-abu pucat, tertutup dengan jerawat. Biji masak merah tua tergantung keluar pada berkas yang memanjang menjadi benang yang langsing. Dari India, di Jawa ditanam untuk bunganya. Di bawah 1.200 m. Bagian yang Digunakan Daun, bunga, dan kulit kayu.


SYARAT TUMBUH

Tanaman cempaka bisa tumbuh dengan baik pada tanah-tanah kering, seperti ditegalan serta pekarangan, baik dataran rendah ataupun dataran tinggi dengan elevasi 1. 600 m dpl. Perkembangan tanaman cempaka bakal tambah baik apabila memiliki jenis iklim B (basah), jenis c (agak basah) serta jenis iklim D (kering). Serta baiknya tanaman cempaka ditanam di tempat-tempat yang terbuka atau tak terlindung oleh tanaman lain. 

PENGADAAN BIBIT

Tanaman cempaka bisa di kembangkan lewat cara generatif serta vegetatif. Dari ke-2 cara itu, langkah vegetatif yaitu yang paling gampang serta umum dikerjakan oleh petani.

Pengadaan bibit cempaka dengan cara vegetatif bisa dikerjakan dengan cangkok, stek dan

CARA TANAM 

1. Cara bertanam cempaka dalam pot

Pot berisi tanah, pasir serta pupuk kandang, yang sudah masak dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Pot di isi media tanam seperlunya supaya tak tumpah pada saat penanaman bibit cempaka ; kurang lebih disisakan setinggi 15 cm. Sabut pembungkus bibit baik cangkokan ataupun poly bag stek dilepaskan dengan hati-hati. Bibit ditanam dalam pot serta ditempatkan di tempat yang teduh, untuk sesaat saat. Setelah itu tiap-tiap setahun sekali 1/3 sisi tanah dalam pot ditukar dengan tanah yang sudah digabung pupuk kandang.

2. Menanam cempaka di pekarangan

Penanaman dikerjakandengan bikin lubang tanam 50x50x50 cm. lubang berisi perbandingan 3 : 1, lalu bibit ditanam serta di beri ajir atau pagar.

PENYIRAMAN

Tanaman muda butuh penyiraman terlebih dimusim kemarau, sedang pada tanaman dewasa tak dibutuhkan penyiraman kecuali berlangsung sinyal tanda kekurangan air pada tanaman.

PEMUPUKAN

Saat pemupukan yang baik, pada awal musim hujan serta mendekati musim kemarau.

HAMA, PENYAKIT & PARASIT

Hama yang menyerang penggerek buah, ulat batik (Phyllocnites Sp), penggerek daun (Leaf blotch miners), ulat daun (Papilo memron), kumbang, walang sangit (Leptocorisa acuta), semut serta kutu serta. Penyakit bercak coklat, serta parasit benalu.

PANEN

Tanaman cempaka bisa dipanen sesudah membuahkan bunga ± 1 th.. Langkah panen yakni menuai dengan tangan atau bisa juga memakai galah. Saat pemetikan sesuai dengan situasi pasar. 

Budidaya Bunga Bunga Cempaka Bunga Cempaka Kuning Bunga Cempaka Putih Bunga Kantil Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Gerbera Daisy

Bunga gerber daisy secara sekilas hampir mirip dengan bunga kertas. Namun bunga ini mempunyai bentuk daun, bunga, dan kelopak yang berbeda dengan bunga kertas. Garber daisy berpohon rendah dengan daun yang lebar. Batang tangkai bunganya juga panjang dan lurus tanpa cabang. Sedangkan kelopak bunganya banyak dengan warna bermacam-macam, mulai dari merah, pink, putih, kuning, dll. Bunga ini sangat cantik bila ditanam sebagai penghias dirumah Anda. Jika Anda tertarik menanamnya, sebaiknya Anda ikuti panduan berikut ini:


Pembibitan

Garber daisy diperbanyak dengan bijinya. Biji garber daisy dikeringkan di terik matahari sekitar dua hari sampai biji kering sempurna. Simpan beberapa minggu sebelum mulai ditanam. Usahakan penanaman dilakukan setelah pemilihan bibit dengan cara merendamnya selama 2-3 jam sebelum tanam.

Penanaman

Pisahkan bibit yang tenggelam untuk ditanam di media tanam berupa tanah, pasir, dan pupuk kandang/kompos (1:1:1). Masukkan biji pada media tanam yang telah disiapkan tadi. Selanjutnya tutup dengan tanah tanpa dipadatkan supaya cepat tumbuh. Lakukan penyiraman untuk menjaga kelembaban media tanam.

Perawatan

Untuk bunga garber daisy sendiri hanya memerlukan air secukupnya, jadi sebaiknya siram jika sedang akan layu saja. Berikan juga pupuk sebagai nutrisi secara berkala setiap 3 minggu sekali, bisa dengan pupuk tebar atau pupuk semprot.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bunga Gerbera Daisy Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Marigold / Bunga Gemitir

Bunga marigold atau di bali disebut bunga gemitir, bunga yang sekilas terlihat mirip dengan bunga kenikir. Namun bila Anda lebih jeli dan melihatnya secara dekat, maka bunga ini jauh berbeda. Bunga marigold berbentuk bundar berwarna kuning dengan kelopak yang berwarna merah mengarah kebawah. Selain itu bunga ini cukup digemari kupu-kupu karena mempunyai bunga dengan nektar yang cukup banyak. Tidak hanya itu saja, bunga ini bahkan mempunyai bunga tiap tangkai batangnya, dan jika berbunga bersamaan maka seluruh tumbuhan akan tertutup bunga marigold. Berikut adalah panduan penanamannya secara lengkapnya:


Pembibitan

Pembibitan bunga marigold adalah melalui biji. Pertama-tama ambil biji bunga tua yang kering dipohon. Bisa juga mengambil yang hampir kering dan dikeringkan di terik matahari. Setelah itu simpan beberapa minggu, lalu selanjutnya bisa langsung sebar di media tanam tanpa harus disemai terlebih dulu.

Penanaman

Pertama-tama buat media tanam dengan mencampurkan tanah dan pupuk kandang/kompos yang sudah diayak halus (1:1) terlebih dahulu. Kemudian sebarkan benih pada media tanam dan tutup kembali dengan lapisan tipis media tanam agar tunas cepat tumbuh. Selanjutnya siram dan rawat dengan baik terutama saat awal masa tanamnya.

Perawatan

Lakukan penyiraman secara berkala, usahakan pemberian disesuaikan dengan kondisi cuacanya. Selanjutnya lakukan pemupukan secara berkala sebanyak yang perlu diberikan saja. Berikan setiap 2,5-3 bulan sekali.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bunga Gemitir Bunga Marigold Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Globe Amaranth/Ratna

Bunga yang satu ini mungkin terdengar asing bagi Anda, namun jika sudah melihat dari bentuknya maka Anda akan segera tahu bahwa bunga ini sering Anda lihat atau bahkan Anda sudah pernah menanamnya. Globe amaranth memiliki bunga yang berwarna ungu tua dengan tangkai bunga yang cukup panjang dan termasuk bunga rumpun. Bunga ini sangat cantik bila dijadikan penghias rumah, baik dalam pot atau pekarangan rumah. Selain itu bunga ini sangat mudah sekali diperbanyak karena penanaman dan perawatannya cukup mudah. Bila Anda ingin segera menanamnya, tidak ada salahnya Anda baca uraian cara dibawah ini:


Pembibitan

Pembibitan globe amaranth dilakukan dengan cara pemisahan rumpun bibit. Caranya cukup sederhana, hanya dengan memilih dan memisahkan beberapa rumpun bibit dari rumpun indukan. Lakukan dengan hati-hati, jangan sampai merusak akar dan batang. Setelah itu bibit sudah bisa ditanam langsung di media tanam atau diletakkan dahulu di tempat lembab dan basah.

Penanaman

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat media tanam dengan mencampurkan tanah biasa dengan pupuk kandang/kompos (1:1). Kemudian tanam bibit yang sudah didapat tadi dalam media tanam. Pastikan seluruh akarnya tertimbun dengan baik sampai pangkal batangnya. Beri tekanan untuk memadatkan tanah disekitarnya agar tanaman kuat dan tidak roboh. Berikan siraman agar bibit tumbuh baik.

Perawatan

Dalam perawatan bunga yang satu ini, Anda hanya perlu melakukan penyraman jika diperlukan saja, sebab tanaman ini dapat bertahan dalam kondisi sedikit ekstrim. Selanjutnya jangan lupa berikan pupuk sebagai nutrisi kesuburan tanah setidaknya 2 bulan sekali.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bunga Globe Amaranth Bunga Ratna Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Taiwan Beauty

Ketika anda melihat bunga ini pasti Anda menggumam dan berkata dalam hati bahwa tidak disangka, bunga ini namanya bunga taiwan beauty. Sebab bunga ini sangat banyak dan sering ditanam di taan-taman, pekarangan, atau pot bunga di rumah-rumah. Bunga ini mempunyai ciri daun dan bunganya cukup kecil, sehingga kadang-kadang dikira semak belukar. Padahal setelah muncul bunga berwarna ungu maka barulah bunga ini terlihat cantik dan sering dihinggapi lebah yang mencari sari nektar bunga. Bunga taiwan beauty cukup mudah ditanam dan dirawat, jadi tunggu apalagi, Anda harus mencoba menanamnya. Sebelum itu, silahkan simak panduan berikut ini:


Pembibitan

Pembibitan taiwan beauty bisa dilakukan dengan stek batang dan stek akar. Caranya sangat mudah, yakni dengan memotong batangnya lalu menanamnya di media tanam yang sudah disiapkan. Namun bisa juga dengan memisahkan batangnya beserta akarnya, setelah terpisah baik maka tanam dan rawat sampai tumbuh baik.

Penanaman

Pertama-tama siapkan bahan media tanam berupa tanah dan pupuk kandang/kompos (1:1). Aduk dan campur rata. Setelah media siap maka tanam bibit tadi, timbun dan berikan sedikit tekanan agar dapat berdiri kuat/tidak roboh.

Perawatan

Pearawatan taiwan beauty sangat mudah, lakukan saja peyiraman secara berkala, saat terlihat akan layu atau cuaca panas saja. Selain itu kesuburan tanah harus dijaga, yakni dengan pemberian pupuk minimal setiap 2 bulan sekali saja sudah baik.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bunga Taiwan Beauty Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Alamanda

Jika Anda mendengar nama bunga alamanda, apa yang Anda pikirkan? Namanya asing. Pasti bunganya bergerombol seperti anggrek? Nah, dugaan Anda salah. Alamanda adalah bunga yang sederhana. Bunga ini memiliki warna kuning terang dengan daun kecil-kecil yang rimbun. Bunga ini terlihat mencolok bila ditanam di pekarangan rumah. Jika Anda pandai menyusunnya, maka bunga ini bisa jadi pagar pekarangan yang cantik. Perawatan dan penanamnannya juga mudah, sehingga Anda bisa menanamnya di pekarangan rumah Anda. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah panduannya:


Pembibitan

Pembibitan alamanda bisa diperoleh dari stek batang yang sekaligus akarnya. Pisahkan dari indukan secara hati-hati jangan sampai merusak sistem perakarannya. Letakkan pada tempat teduh dan lembab. Usahakan stek dipilih dari batang yang sudah cukup ukurannya.

Penanaman

Tanam bibit pada media tanam dari campuran tanah dan pupuk kandang/kompos dengan komposisi 1:1. Tanam batang kedalam lubang yang sudah dibuat sedalam 15 cm. Selanjutnya tutup dan padatkan areal sekitar taaman agar tanaman dengan hati-hati. Penanaman sebaiknya diposisikan dan ditata sedemikian rupa supaya nantinnya akan indah bila dilihat.

Perawatan

Bunga alamanda sangat adaptif terhadap lingkungan. Perawatan cukup dengan penyiangan dan pemupukan dengan pupuk kandang atau kompos secara berkala dan penyiraman jika diperlukan saja.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bunga Alamanda Bungan Canang Dagang Cnang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Puring/Plawa

Apakah Anda pernah melihat bunga yang mempunyai daun berwarna merah dengan tepi kuning, berdaun merah atau kuning bercak dengan bentuk bergelombang? Jika pernah, maka bunga itu adalah puring. Puring sangat populer ditanam di pekarangan rumah sebagai bunga hias yang cukup mencolok. Meski puring termasuk dalam bunga, tapi puring bisa tumbuh besar sampai diameter diatas 5 cm. Tanaman ini sangat mudah ditanam bahkan pada lahan yang tidak terlalu baik. Perawatan juga penanamnanya sangat mudah sehingga siapa saja bisa menanamnya. Jika Anda tertarik untuk menjadikannya tanaman hias, maka Anda harus membaca panduan berikut ini:


Pembibitan

Cara membibitnya sangatlah mudah, cukup dengan stek batang atau cangkok. Pilihlah batang yang akan distek atau dicangkok. Kerat kulit batang dengan pisau tajam, lalu buang lendirnya sampai habis. Berikan tanah pada keratan batang lalu bungkus dengan tanah. Ikat bungkusaan pada kedua ujungnya lalu siram setiap hari sampai keluar akarnya sekitar 3 minggu. Potong lalu tempatkan di tempat lembab.

Penanaman

Persiapkan tanah yang dicampur pupuk kandang/kompos (1:1) sebagai media tanamnya. Engolahan daat dilakukan sambil diberikan air sedikit agar tanah basah. Selanjutnya tanam bibit yang sudah disiapkan dalam posisi tegak lurus keatas. Tanaman ini memiliki akar serabut, jadi sebaiknya ditanam dalam lubang yang agak dalam sekitar 15-20 cm. Padat tanah disekitar tanaman untuk mencegah tanaman roboh.

Perawatan

Siram secara berkala saat tanaman kering dan membutuhkan air saja. Tanaman ini dapat bertahan dalam keadaan tanah kering cukup baik. Jika ditanam di pekarangan bahkan cukup disiram seperlunya saja. Lakukan juga penyiangan dan pemupukan setiap 1-1,5 bulan sekali dengan pupuk organik


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bunga Puring/Plawa Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Mangkokan

Jangan bilang kalau Anda belum pernah melihat bunga ini. Bunga mangkokan (Polyscias balfourina) merupakan bunga daun yang bentuk daunnya menyekung menyerupai mangkok. Bunga ini sangat populer ditanam di pekarangan rumah sebagai pagar hidup yang bernilai artistik. Memang benar jika memilih bunga ini sebagai pagar cantik, sebab bunga ini adalah bunga berpohon kayu namaun tidak terlalu besar, sehingga tidak menggangu pemandangan sekitar rumah. Bunga ini juga tergolong bunga yang mudah tumbuh dengan adaptasi terhadap tanah yang baik. Nah, jika Anda berniat untuk menanamnya, berikut adalah panduan menanamnya:


Pembibitan

Karena tanaman ini tanaman berbatang kayu, maka pembibitannya bisa dilakukan dengan stek batang atau cangkok. Pilih batang tanaman yang sudah berkayu baik. Usahakan ambil bagian tengahnya, jangan yang pangkal atau pucuk. Kerat dan buang kulit serta lendirnya. Bungkus dengan tanah yang di ikat oleh plastik. Rawat adan siram sampai tumbuh akar dengan baik. Pangkas jika sudah tumbuh akar yang lebat. Lalu tanam pada media tanam yang sudah disiapkan.

Penanaman

Untuk media tanam sendiri dibuat dari olahan tanah dan pupuk kandang/kompos (1:1).Tanam bibit dengan arah tegak ke atas pada media tanam tadi. Penanaman sebaiknya sedalam 10-20 cm supaya akarnya nanti dapat tumbuh kuat menahan berat tanaman. Selanjutnya berikan siraman air untuk menjaga kelembaban tanah dan menghindari layu.

Perawatan

Bunga mangkokan dapat bertahan dalam kondisi kering, jadi lakukan penyiraman saat tanaman dirasa sudah memerlukan air saja. Lakukan juga pemupukan sambil melakukan penyiangan dan perampalan pada batang dan daun bunga mangkokan setiap 1,5-2 bulan sekali.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bunga Mangkokan Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Asoka

Anda sering melihat bunga-bunga kecil berbentuk runcing yang merumpun dan berwarna merah atau kuning? Jika iya, maka sudah pasti itu bunga asoka. Bunga ini banyak ditanam dipekarangan rumah sebagai penghias rumah. Bunga ini tidak mengeluarkan aroma semerbak, tetapi didalam rumpun bunganya terdapat sari-sari nektar. Sering sekali akan Anda lihat kupu-kupu menghisap nektar bunga asoka. Biasanya kupu gajah adalah yang paling suka dengan nektar bunga ini. Penanaman dan perawatannya cukup mudah, siapa saja bisa menanamnya. Nah, jika Anda teratarik menanamnya? Berikut ini adalah panduannya:



Pembibitan

Dalam proses pembibitan bunga asoka, digunakan rampalan batang pohon induk yang sudah memiliki akar. Batang rampalan dipilih yang sudah memiliki panjang diatas 15 cm. Rampal dengan hati-hati jangan sampai rusak. Selanjutnya rampalan di diamkan ditempat yang teduh dan lembab atau basah.

Penanaman

Peratama-tama olah media tanam dengan mencampurkan tanah pekarangan dengan pupuk kandang/kompos (1:1). Buatlah lubang dengan kedalaman 5-10 cm. Selanjutnya tanam bibit tadi dengan hati-hati dan berarah tegak. Penanaman dilakukan sore hari saat matahari tidak terlalu terik untuk menghindari layu.

Perawatan

Lakukan perawatan dengan menyirami bunga setiap hari pada awal tanam, usahakan pada pagi hari. Setelah pertumbuhan sudah baik, berikan pupuk kandang/kompos sebulan sekali. Pemberian pupuk sekaligus dengan penyiangan dan perampalan batang yang kering atau yang tidak baik.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bunga Asoka Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Euphorbia

Anda pasti sudah sangat mengenal bunga ini, bunga euphorbia atau euforbia. Bunga yang satu ini memiliki bunga yang cantik dengan aneka warna, mulai dari putih, merah terang, atau pink dan kuning. Selain itu bunga ini hampir mirip dengan kaktus, berduri panjang, namun ada bedanya juga. Bunga euphorbia batangnya tidak menyimpan cadangan air. Selain itu bunga euphorbia juga tidak tahan dengan panas atau air berlebih, bisa mudah mati karena kekeringan atau busuk karena terlalu lembab. Namun bunga ini sangat baik ditanam baik di pekarangan maupun di pot, di lahan dengan kesuburan tinggi maupun rendah. Nah, sebelum Anda mulai menanamnya, sebaiknya baca dulu panduan berikut:


Pembibitan

Pembibitan bunga euphorbia bisa dengan stek batang atau pemisahan tunas dari akar. Caranya tinggal mencari batang bagian tengah atau tunas akar yang bagus. Kemudian potong lalu tanam di media tanam yang sudah diolah terlebih dulu. Sebaiknya cari batang atau tunas akar yang panjangnya 20 cm atau lebih.

Penanaman

Buat dan olah media tanam terlebih dahulu, yakni dari tanah dan pupuk kandang/kompos (1:1) yang dicampur merata. Barulah setelah itu bibit ditanam dalam media tanam dengan kedalaman minimal setengah panjang bibit. Timbun kembali dan padatkan media tanamnya. Lakukan penyiraman yang cukup setiap hari minimal sekali sehari.

Perawatan

Penyiraman dan pemupukan adalah hal utama dalam perawatan bunga ini. Berikan siraman air seperlunya saja agar tidak busuk. Sisanya hanya tinggal pemupukan sebagai nutrisi yang diberikan setiap 1-1,5 bulan sekali.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bunga Euphorbia Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Bokor

Bunga bokor adalah bunga yang sangat cantik bila ditanam sebagai tanaman hias. Bokor mempunyai bunga berwarna biru langit tipis dengan jumlah mahkota bunganya empat. Selain itu bunganya juga bergerombol di ujung btangnya, sehingga terlihat seperti buklet bunga yang sudah dirangkai. Cantik sekali, bukan? Bunga ini cukup ditanam dipekarangan atau pot dengan media tanam yang biasa saja. Cara tanam dan perawatannya juga sangat mudah, jadi Anda pasti bisa menanamnya sendiri dirumah. Berikut adalah panduan tata cara penanamannya secara lengkap:


Pembibitan

Pembibitan bunga bokor dilakukan dengan stek akar. Caranya pilih dan pisahkan tunas baru yang keluar dari akar tanaman indukan. Pisahkan dengan hati-hati jangan sampai batang dan akarnya terkena pisau sehingga rusak. Setelah itu bibit bisa segera ditanam di media tanamnya.

Penanaman

Siapkan dan olah media tanam yang terbuat dari campuran tanah gembur dan pupuk kandang/kompos halus (1:1). Lalu tanam bibit yang sudah siap tadi pada media tanam yang sudah diolah. Lakukan penanaman dengan baik dan hati-hati. Timbun dan padatkan tanah disekitar pangkal bibit agar bibit tidak mudah roboh.

Perawatan

Perawatan yang diberikan hanya sekedar penyiraman secara berkala saja. Lakukan minimal 5-7 hari sekali. Selebihnya berikann pupuk sebagai nutrisinya. Pemberian bisa dijadwal setiap 3 bulan sekali saja.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Kenanga/Sandat

Kenanga (Cananga odorata) adalah nama bagi sejenis bunga dan pohon yang menghasilkannya. Ada dua forma kenanga, yaitu macrophylla, yang dikenal sebagai kenanga biasa, dan genuina, dikenal sebagai kenanga filipina atau ylang-ylang. Selain itu, masih dikenal pula kenanga perdu (Cananga odorata fruticosa), yang banyak ditanam sebagai hiasan di halaman rumah.


Dalam tradisi Jawa, kenanga sering hadir pada berbagai upacara atau kebudayaan adat. Misalnya, bersama bunga melati dan mawar, disebut “bunga setaman”, yang dipakai sebagai bunga tabur pada waktu ziarah ke makam. Selain itu, masyarakat Jawa juga mengolah kenanga menjadi minyak rambut, yang lebih populer disebut leno cemceman. Caranya, kenanga dimasukkan ke dalam minyak kelapa dan dipanaskan.

Ada juga yang memanfatkan kenanga sebagai bahan campuran tembakau, agar beraroma harum. Tak kalah menarik, orang-orang Banyumas (Jawa Tengah) terbiasa memanfaatkan ekstrak bunga kenanga untuk menyembuhkan serangan penyakit malaria. Caranya, keringkan 3 kuntum bunga kenanga, sedu dengan segelas air panas, dan tutup rapat. Saring dan minum teratur.

Tanaman kenagan (Canangium odoratum) termasuk keluarga Anonaceae (kenanga-kenangaan). Pada umumnya berbatang besar sampai diameter 70 cm dengan tinggi mencapai 25 meter lebih. Meski begitu, juga bisa diusahakan sebagai tanaman hias dalam pot, dengan ketinggian maksimal 3 meter dan bertajuk lebar.

Daunnya tunggal setangkai, berbentuk bulat telur atau bulat telur memanjang, dengan pangkal daun mirip jantung dan ujung daun runcing. Panjang daun mencapai 10 – 23 cm, dan lebar 4,5 – 14 cm.

Penampilannya memang menarik. Bunganya berbentuk “bintang” majemuk, pendek, menggantung dan berwarna hijau ketika masih muda, dan menjadi kuning setelah masak. Bunganya memancarkan aroma harum. Bunga itu muncul pada batang pohon atau ranting bagian atas pohon, dengan susunan yang khas. Mahkota bunga umumnya berjumlah 6, namun terkadang berjumlah 8 atau 9, berdaging, terlepas satu sama lainnya, dan tersusun dalam 2 lingkaran yang masing-masing biasanya berjumlah 3. Benang sarinya banyak, dan ruang tempat sari berhubungan terdapat di ujung tangkai sari, berbentuk memanjang dan tertutup, berwarna cokelat muda. Jumlah bakal buah sekitar 7 – 15. Kepala putik berbentuk tombol.

Buah berbentuk bulat telur terbalik, panjang dua cm, berdaging tebal, berwarna hijau ketika masih muda, dan menjadi hitam setelah tua. Lazimnya, buah mengelompok sekitar 6 – 10 buah pada satu tangkai utama. Biji kenanga sekitar 8 – 12 per buah tersusun dalam dua baris, berbentuk bundar, pipih, berkulit keras dan warnanya cokelat.

Penanaman Dalam Pot

Sekalipun tanaman ini terkesan tinggi dan besar, tapi tetap bisa ditanam di dalam pot. Caranya:

  • Pot diisi dengan pecahan genting, arang kayu, lalu campuran tanah dan upuk kandang (2 : 1) sebanyak sepertiga bagian pot.
  • Tanaman bibit dengan posisi tegak di bagian tengah pot.
  • Tambahkan media tanam tadi, dan sisakan sekitar 5 cm dari permukaan pot.
  • Siramlah sampai air keluar dari bagian bawah pot.
  • Berikan ajir sebagai penguat sementara.
  • Lakukan pemupukan NPK. Pada umur tiga bulan, beri pupuk NPK yang unsur Nitrogennya tinggi sebanyak setengah sendok teh per pot. Ulangi lagi pada umur enam bulan, tapi dosisnya dinaikkan menjadi satu sendok teh per pot, dan ulangi setiap 2 – 3 bulan sekali.
  • Jika perawatannya baik, kenanga dalam pot akan rajin berbunga.

Bibit Stek

Cara sederhana dan gampang untuk mendapatkan bibit tanaman kenanga adalah dengan melakukan stek. Pilih cabang yang tidak terlalu tua, tapi juga jangan yang masih terlalu muda. Potong cabang, lalu potong-potong lagi sepanjang 10 cm untuk setiap batang stek. Pangkal batang diiris miring agar permukaannya lebih luas, sehingga akan banyak akar yang terbentuk. Nah, olesi permukaan yang miring dengan Rhizopon untuk mempercepat tumbuhnya akar.

Sebagian daun pada batang dikurangi. Tancapkan dalam media tumbuh (campuran pasir dan tanah subur) sedalam 3 – 4 cm. Lakukan penyiraman pagi dan sore. Jika tampak daun sekitar 10 – 12 helai, itu artinya bibit stek siap ditanam.

Bibit Cangkok

Sedangkan perbanyakan tanaman kenanga melalui cara mencangkok adalah sebagai berikut: pilih cabang yang sehat, lalu kerat melingkar sepanjang 3 cm. Setelah itu akan tampak bagian kayunya, hilangkan lapisan kambiumnya. Tutup bagian “terluka”itu dengan campuran tanah basah dan pupuk kandang. Balut dengan plastik transparan atau sabut kelapa. Setelah 1 – 2 bulan, tampak akar-akar mulai tumbuh. Itu berarti, bibit cangkokan siap dipisahkan dari induknya. Tanamlah. Berdasar pengalaman, jika pemisahan bibit cangkokan dilakukan ketika induknya sedang berbunga lebat, maka bibit tersebut juga akan cepat berbunga.

Budidaya Bunga Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Kamboja/Jepun

Kemboja atau semboja merupakan sekelompok tumbuhan dalam marga Plumeria. Bentuknya berupa pohon kecil dengan daun jarang namun tebal. Bunganya yang harum sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah keunguan, biasanya lima helai. Bunga dengan empat atau enam helai mahkota bunga oleh masyarakat tertentu dianggap memiliki kekuatan gaib.


Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah. Nama Plumeria diberikan untuk menghormati Charles Plumier (1646-1706), pakar botani asal Perancis. Walaupun berasal dari tempat yang jauh, kemboja sekarang merupakan pohon yang sangat populer di Pulau Bali karena ditanam di hampir setiap pura serta sudut kampung, dan memiliki fungsi penting dalam kebudayaan setempat. Di beberapa tempat di Nusantara, termasuk Malaya, kemboja ditanam di pekuburan sebagai tumbuhan peneduh dan penanda tempat. Kemboja dapat diperbanyak dengan mudah, melalui stek batang.

Plumeria saat ini populer digunakan sebagai tanaman hias outdoor awalnya tanaman ini hanya digunakan sebagai tanaman kuburan.

Cara Menanam Komboja

Pohon memiliki 2 bentuk daun. Yang pertama memiliki daun yang berujung lancip dan yang kedua memiliki ujung yang membulat. Perbedaannya tidak mempengaruhi cara penanamannya. Ada baiknya sebelum membeli tentukan dahulu jenis mana, warna, bentuk, dan fungsi kamboja ketika nanti akan ditanam. Pastikan pohon kamboja ini memiliki root ball yang dibungkus oleh container (karung/polybag). Isi kontainer yang baik antara 100 hingga 200 liter.

Sebelum menanam buat lubang berukuran 120 x 120 cm dengan kedalaman 80 hingga 100 cm. Pastikan lubang yang telah digali tidak ada kotoran seperti beton, kerikil, dan sebagainya. Tanam kamboja beserta kontainer yang masih menempel. Ini ditujukan agar pohon kamboja bisa beradaptasi perlahan dengan media tanam dan lokasi terbaru.

Cara Perawatan Kamboja

Kamboja bukan pohon yang sulit dalam segi perawatannya. Low maintenance patut disandang oleh jenis pohon ini. Sebaiknya pohon ini ditanam dengan intensitas sinar matahari langsung. Daunnya juga tidak mudah rontok, hanya saja bunga yang sudah tua pasti akan jatuh dengan sendirinya. Dia juga membutuhkan jenis media tanam yang porus. Walaupun berjenis low maintenance, pohon ini juga memiliki masalah dengan serangan hama.

Perkembangbiakan Kamboja

A. Biji

Perkembangbiakan dari biji merupakan cara untuk mendapatkan jenis-jenis adenium baru. Adenium dari biji menunjukkan bonggol yang membesar, tidak seperti perbanyakan cara vegetatif. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di bagian biji adenium.

B. Sambung

Cara yang paling banyak dipakai untuk memperbanyak adenium hibrida adalah dengan cara sambung/grafting. Batang bawah berasal dari biji yang bonggolnya bagus dengan batang atas dari jenis hibrida yang dikehendaki. Setelah beberapa waktu, bekas sambungan akan menghilang dan jadilah tanaman baru yang bagus.

Batang bawah biasa dipilih yang berumur 9-12 bulan, namun batang bawah yang lebih besar juga bisa dipakai dengan menyambung di setiap cabangnya. Kandungan energi di bonggol akan memberi pertumbuhan yang baik dan sehat bagi batang atas sehingga cara sambung ini mempunyai tingkat kesuksesan tinggi.

Sambungan model v adalah yang paling sering dipakai karena memiliki tingkat keberhasilan yang paling tinggi, meski bisa juga dilakukan dengan model rata. Panduan menyambung adenium secara step by step dapat dilihat di halaman tips & trik.

Dibutuhkan waktu 10 sampai 30 hari agar sambungan menyatu. Jangan lupa melepas tali sambungan agar tidak menganggu penyerapan makanan ke batang atas. Setelah beberapa saat, cabang baru dapat muncul dari batang bawah, cabang ini sebaiknya dipangkas agar tidak mengganggu.

C. Stek

Cara ini sangat sering digunakan karena kemudahannya. Namun tingkat keberhasilan tumbuhnya kecil karena mudahnya terjadi pembusukan. Dengan cara ini sulit didapat bonggol yang bagus, membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyamai besar bonggol adenium yang berasal dari biji. Dahulu cara ini yang biasa dilakukan untuk memperbanyak kamboja jepang (adenium varietas “ Singapore ”) yang notabene mandul. Cara ini masih dilakukan untuk varietas-varietas yang murah. Namun untuk jenis hibrida sepertinya cara ini hanya dilakukan saat terpaksa saja, yaitu dimana tidak ada batang bawah yang bagus padahal ada batang atas yang terlanjur dipotong.

Cara-nya sederhana saja, potongan batang yang akan di-stek dipangkas daunnya. Setelah itu oleskan zat perangsang akar pada bekas potongan. Setelah satu malam diangin-anginkan baru ditancapkan pada media tanam. Biarkan media sedikit lembab, tidak basah, tidak pula kering. Setelah beberapa lama akar akan muncul diikuti dengan tumbuhnya tunas.

D. Cangkok

Mencangkok dilakukan untuk mengurangi kegagalan yang biasa terjadi dengan cara stek. Dengan mencangkok, akar akan tumbuh lebih dulu baru ditanam, sehingga tanaman dapat langsung menyerap unsur hara dari tanah. Namun diperlukan tenaga ekstra untuk melakukan pencangkokan, sehingga cara ini jarang dipakai.

Pertamakali harus dipilih batang yang sudah cukup tua, ditandai dengan batang yang berwarna coklat, bukan hijau. Dipilih batang yang tua karena batang yang muda sangat rentan patah dan sukar untuk dikupas kulitnya secara benar. Hal ini terjadi karena batangnya yang masih lunak dan sulit dicari letak kambiumnya sehingga pengupasan kulit bisa tanpa sengaja terlalu dalam.

Cara mencangkok seperti mencangkok tanaman berkambium pada umumnya. Kulit dikupas melingkar batang sampai terlihat kambiumnya, kambium tersebut lalu dihilangkan dengan cara dikerok sampai kambiumnya tidak bersisa. Kemudian bekas kupasan itu ditutup dengan media tanam. Media tersebut harus selalu lembab untuk memastikan akar akan tumbuh. Setelah 2 bulan maka akan tumbuh akar yang cukup sehingga cangkokan siap dipindah menjadi tanaman tersendiri.

Pemanfaatan Kamboja

Di Indonesia, tanaman kemboja masih belum banyak dimanfaatkan, orang-orang hanya mengenalnya sebagai tanaman penghias pekuburan. Di Bali, tanaman kamboja telah banyak dimanfaatkan untuk tanaman hias, pelengkap upacara keagamaan, diyakini memiliki kekuatan penerang jiwa, dan bahkan digunakan sebagai hiasan di tubuh.

Bunga kamboja sebenarnya termasuk jenis bunga yang dapat dimakan seperti layaknya bunga pepaya dan bunga turi, namun manfaat ini belum banyak diketahui orang. Bunga kamboja juga berkhasiat meredakan demam, menghentikan batuk, melancarkan keluarnya air seni, menghentikan mencret karena disentri, mencegah pingsan karena hawa panas dan menyembuhkan sembelit (jika dikonsumsi dalam jumlah banyak).

Ciri-ciri Tanaman Ini

Ciri khas tanaman ini memiliki batang yang berkayu keras tinggi. Selain itu, tanaman ini juga memiliki cabang yang banyak. Tingginya bisa mencapai lebih enam meter. Batang utama besar, cabang muda lunak, batangnya cenderung bengkok dan bergetah. Daun tanaman kamboja berwarna hijau, berbentuk lonjong dengan kedua ujungnya meruncing dan agak keras dengan urat-urat daun yang menonjol, sering rontok terutama saat berbunga lebat. Sedangkan, bungan yang menjadi daya tarik kamboja berbentuk terompet, muncul pada ujung-ujung tangkai

Daun bunga umumnya berjumlah lima buah. Tanaman hias yang tengah naik daun ini, biasa berbunga sepanjang tahun.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Nusa Indah

Bunga nusa indah adalah bunga yang sudah tidak asing lagi dikalangan pecinta tanaman hias maupun yang hanya hobi menanam bunga saja. Bunga ini sangat cantik, terutama warna bunganya bisa berwarna pink, hijau pupus, atau putih. Bunga ini sangat digemari karena bunga yang mekar sangat banyak, bahkan hampir 65% bagian batang daunnya berbunga semua. Bila dilihat dari perawatan dan penanamannya juga sangat mudah. Jadi tidak ada alasan lain untuk tidak mempertimbangkan bunga ini sebagai penghias areal rumah Anda. Jika Anda sudah menanti-nanti panduan penanamannya, langsung saja baca panduan dibawah ini:


Pembibitan

Dalam pembibitan bunga nusa indah dilakukan dengan stek batang. Pertama-tama pilih dahulu batang yang berukuran pas dan baik, potong miring batangnya sepanjang 30 cm. Setelah itu bisa langsung ditanam di media tanam yang sudah disiapkan.

Penanaman

Siapkan tanah dan pupuk kandang/kompos (1:1) lalu campur rata semua bahan tersebut. Kemudian bibit yang sudah disiapkan langsung ditanam dalam media tanam. Pastikan bibit tertancap dan tertanam dengan baik. Siram secara rutin agar pertumbuhannya baik.

Perawatan

Siram secara berkala saja, tidak perlu setiap hari. Siram jika tanaman terlihat kering atau akan layu. Berikan juga pupuk baik pupuk buatan maupun pupuk organik. Berikan setiap 3 bulan sekali saja sudah cukup.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

Menanam Dan Budidaya Bunga Teratai

Bunga teratai pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda. Bunga satu ini bahkan diyakini sebagai bunga keabadian atau bunga yang tumbuh di nirwana. Meski begitu bila dilihat dengan cermat, bunga ini memang sangat unik. Selain tumbuhnya di air, teratai juga mempunyai bunga yang kompak. Jumlah mahkotanya selalu berjumlah genap dengan warna yang beraneka ragam, biru, merah, kuning, putih, pink, dll. Bunga ini akan sangat indah apabila ditanam di kolam, waduk, danau, atau kolam air mancur. Nah, jika Anda ingin sekali menanamnya, ada baiknya Anda simak panduan berikut ini:


Pembibitan

Pembibitan bunga teratai bisa dilakukan dengan dua cara, yakni melalui biji atau tunas akar. Tetapi tidak semua bisa diperbanyak melalui biji, jadi sebaiknya pilih cara kedua. Selain itu juga akan cepat tumbuh dan berbunga. Caranya pilih dan pisahkan tunas akar bibit dari pangkal indukan dengan hati-hati tanpa merusak perakaran atau batangnya. Sebab bila rusak maka tanaman akan mati. Setelah dipisahkan bisa langsung ditanam.

Penanaman

Persiapkan media tanam dan tempat tanamnya, cari tempat tanam yang berair, bisa kolam, danau, air mancur, atau pot dengan wadah yang kedap air. Buat media tanam dengan mencampurkan pasir dengan sedikit tanah dan pupuk kandang/kompos halus (1:1/2:1/2). Letakkan pada pot kedap air dan isi pot dengan air sampai menggenang, kemudian tanam bibit di media tanam. Selanjutnya rawat secara intensif sampai tumbuh baik.

Perawatan

Jaga agar genangan air tidak berkurang, karena teratai sangat suka dengan air yang banyak. Bila teratai tumbuh besar, segera pindahkan ke pot yang lebih besar juga atau di pisah tunasnya untuk dibesarkan di pot lain. Jangan lupa memberikan pupuk cair secara berkala yakni setiap 2-2,5 bulan sekali.


Referensi dari sini

Budidaya Bunga Bungan Canang Dagang Canang Yadnya di Bali

 

Menjadi dan temukan tentang produk dan layanan mitra usaha kami:

  • Catra Holiday
  • Balinia
  • Copyright © Dagang Canang™ is a registered trademark.
    Designed by Templateism. Hosted on Blogger Templates.